Tindakan Resepsif Kepolisian Pada Mahasiswa Dikecam LBH Jakarta

Tidak sedikit mahasiswa yang mendapatkan tindakan represif dari aparat kepolisan. Tindakan repsesif dari aparat kepolisian yang diberikan pada mahasiswa mendapat kecaman dari Direktur LBH Jakarta, Arif Maulana.
Karena menurut dirinya seharusnya polisi tidak mengambil tindakan tersebut. Seharusnya polisi bisa untuk bertindak secara lunak dan melakukan mediasi kepada gelombang aksi mahasiswa yang datang secara besar-besaran itu dan juga secara serentak di seluruh wilayah Indonesia itu.
"Beberapa kawan-kawan ada yang ditangkap kami sampaikan penyesalan dan kecaman keras bagi Polri yang menggunakan pendekatan represif. Kawan-kawan yang menyampaikan pendapat dimuka umum harus dilindungi, tapi kemarin yang terjadi langkah represif yang justru dilakukan," ujarnya ditemui di LBH Jakarta (25/9/2019).
Sampai saat ini LBH Jakarta masih melakukan verifikasi kepada adanya pengaduan yang diterima, lanjut Arif. Karena sedikitnya 50 orang mahasiswa yang turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi diketahui belum kembali ke kampus.
Arif menjelaskan dari data yang masuk ada sekitar 14 orang mahasiswa Unsikka, 16 orang mahasiswa Unjani yang katanya ditangkap aparat di daerah Palmerah. Selain itu 2 orang mahasiswa Unpad, 2 orang mahasiswa IKJ, dan 4 orang mahasiswa UIN Jakarta juga dikabarkan belum kembali.
"Ada 5 orang warga yang juga dipukuli dan ditangkap di Palmerah. 14 dari Singa Perbangsa Kerawang. Tapi masuk lagi terbaru laporannya 26 orang Singa Perbangsa Kerawang, kurang lebih ini pengaduan ke tim hukum yang harus terus kami verifikasi," paparnya.
Arif mengatakan pihaknya berkepentingan untuk memastikan para mahasiswa yang belum kembali ke kampus tersebut bisa segera kembali dan berkumpul bersama keluarganya.
"Kami akan memastikan terlebih dahulu kawan-kawan yang belum kembali ke kampus, terus kita verifikasi. Kita membagi peran ada yang di Polda dan Polres Jakarta Barat. Kita minta stakeholder yang lain terbuka mengenai hal seperti ini," pungkasnya.
Sumber: akurat.co
Comments
Post a Comment